Extra 7 : Marah [1]

1144 Kata

•||• Daffa menyisir rambutnya dengan sebelah tangan, sedangkan matanya menatap ke arah istrinya yang sudah duduk diatas ranjang sesekali berbalas pesan dengan seseorang. Daffa menyeret langkah, menaiki ranjang dengan pelan-pelan. Lantas menaruh kepalanya diatas paha Reya yang tidak tertutup gaun tidurnya. "Lagi balas chat siapa sih, istriku ini?" Tanya Daffa sembari mengusap perut Reya. Reya tersenyum. Ie mengecup pipi Daffa sebelum akhirnya mengusap-usap rambut suaminya dengan lembut. "Ini dari orang tua temanya Gaara, dia nanya buat keperluan kemah tuh apa aja katanya." Daffa mengernyit, "orang tua murid?" "Iyaa ayaah, orang tua murid," Reya mengecup bibir Daffa. "Orang tua pria atau wanita?" "Priaa, sayaang." Refleks, Daffa terbangun dari paha Reya. "Maksudnya?" "Iya ini orang

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN