24 : Ussi Diffa

815 Kata

==== Daffa masih setia bergerak diatas Reya dengan tempo pelan-pelan-cepat. Sejak 15 menit yang lalu ia bersama istrinya b******u di atas ranjang untuk menjemput kenikmatan dunia. Semua pakaian tandas dan jatuh ke atas lantai, menandakan mereka benar-benar di kerubungi oleh kabut gairah dan juga cinta. Selimut putih pun menutupi penyatuan keduanya tanpa mengurangi kenikmatan sedikitpun. Kasur yang acak-acakan serta goyangan pada ranjang semakin membuat Reya tidak bisa menahan lagi gejolak kenikmatan yang sudah diberi suaminya. "Aaw ayah pe-lan aaah," Desahan Reya bagaikan alunan musik terindah bagi Daffa. Ia mengigit bibir bawah, tangannya masih bekerja dan berusaha merengguk suatu kenikmatan yang berasal dari sumber kehidupan anaknya tersebut. Reya mendongakan kepala. Tangannya menceng

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN