25 : Testpack

712 Kata

Sebenarnya ada beberapa hal yang membuat Reya tidak kunjung menelan sarapannya pagi ini. Perempuan itu terus berpikir, mencoba mengingat-ingat apakah ada sesuatu yang ia lupakan sehingga ia tidak mendapat tamu bulanannya dua bulan kemarin. Daffa memperhatikan istrinya yang sejak 10 menit lalu hanya berdiam diri tanpa menyentuh sendok nya. Di genggamnya tangan sang istri, membuat Reya mengerjap kaget. "Ayah, ngagetin aja." "Hehe, maaf ya. Kamu kenapa diem aja hhm?" Reya menunduk, lantas memilin ujung kaus nya perlahan. "Aku kepikiran." Reya menatap suaminya ragu-ragu. Ia ingin mengatakan sesuatu, tapi takut. Takut Daffa tidak bisa terima. Walaupun sebenarnya itu tidaklah mungkin terjadi. Tapi ke parnoan Reya malah timbul ketika ia akan membagi ceritanya kepada Daffa. "Kepikiran apa saya

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN