Kamar bernuansa biru muda itu kembali hening seperti semula. Hanya ada Ruby yang duduk di balkon kamar, menatap lurus ke depan. Nesya, Ranaya, Yuma, dan Nichol memang berkunjung ke rumah nya. Dan mereka baru saja pulang. Ruby tidak tau akan sampai kapan dia seperti ini. Dia sudah berusaha melawan setiap bayangan kejadian masa lalu, namun dia selalu di kalahkan oleh ketakutan terbesar nya itu. "Ayo den! Itu non Ruby!" Bahkan Ruby tidak bergeming sama sekali saat mendengar bunyi pintu terbuka. Sampai seseorang duduk di samping nya. Genta memperhatikan wajah Ruby dari samping, gadis itu sama sekali tidak melirik nya. Untuk sesaat ruagan itu masih hening, hingga salah satu dari mereka membuka suara. "Kenapa lo masih mau deket sama gue?" Pertanyaan yang keluar dari mulut Ruby membuat Gen

