Rencana Raden

1123 Kata

Seluruh tubuh Senandung Arimbi kesemutan, akibat menahan rasa beragam yang muncul, sesaat setelah mendapatkan kebaikan pertama dari suaminya. Siapa sangka, pria ketus dan dingin itu luluh dengan sendirinya. Bahkan Sena tak pernah memohon belas kasih ataupun bantuan darinya. Dengan begini, harga dirinya masih terjaga dan ia menjadi bangga pada diri sendiri. Pahit ketir hidup pun, terasa menghilang begitu saja. Dalam bayangannya saat ini, mungkin Raden bersedia menerima dirinya. Ia percaya, lamban laun, pintu hati suaminya akan terbuka, dan hubungan mereka menjadi indah. Hari ini akan menjadi langkah pertama baginya untuk berjuang mendapatkan hati jodohnya. Walaupun ragu, dan sempat pesimis, tetapi Sena kembali memompa semangat agar ia mampu mengejar Raden Wibowo yang begitu tinggi untukny

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN