Arya dan Seline akan pindah ke kediaman Sean, papa Seline, Sean telah melewati masa kritisnya, namun beliau masih tidak sadarkan diri. Mereka berdua bisa cukup tenang karena Sean diizinkan untuk dibawa pulang dengan tetap dipantau oleh dokter juga alat-alat medis. Arya sejak kemarin sangat sibuk mondar-mandir, memeriksa segala sesuatunya. Terutama menjaga agar kamar perawatan Sean lengkap dan steril. Perawat Sean membantu Arya memastikan kondisi Sean stabil dan tidak kekurangan apapun. Arya dan Seline baru saja kembali membeli obat-obatan dan keperluan Sean. Mata Seline yang redup karena sering menangis melihat sosok wanita bertongkat di ruang tamu mereka. Itu adalah Nora, nenek Seline, dia segera berdiri untuk menyambut Seline. "Nenek." Seline berteriak kemudian menangis lagi. Dia me

