28: Foto

487 Kata

Deeka mengajakku untuk ikut bersama keluarganya ke vila di daerah pegunungan, Bandung. Deeka meminta izin langsung ke mamaku, dan tentu saja, Mama mengizinkan. Selama ada orang dewasanya, kata Mama itu tidak masalah. Lagipula, Mama sudah tahu soal penyakit Deeka. Mama tidak mungkin berani menolak permintaan Deeka. Selama di mobil, aku dan Deeka mendengarkan lagu bersama, menggunakan headset.  Katanya, agar romantis seperti di film-film. Oh iya, Roni juga ikut. Mana mungkin Deeka tidak mengajak sahabat terbaiknya itu. Iya, 'kan? Kami bertiga duduk di belakang. Deeka duduk di tengah-tengah aku dan Roni. Aku hampir ketiduran di bahu Deeka, karena lagu yang kami dengarkan cukup membuatku mengantuk. Tapi, tiba-tiba ada flash kamera yang menyorot wajahku. Mataku terbuka, dan Roni langsung me

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN