Rahasia Terbesar

2616 Kata

"HUHUHUUUH, ATHAN!!!" Athan yang masih berdiri di samping ranjang ruang kesehatan mendelik kecil melihat gadis di depannya sudah merengek dengan menenggelamkan kepalanya pada bantal. "Apasih? Elo dari tadi berasa cacing kepanasan njir, elo kalau lapar bilang." Kesal pemuda itu sudah mengomel, "elo pernah ngerasin sakit perut pas datang bulan gak sih?" Tanyanya pada Athan yang mendelik. "Elo kira gue cowok apaan?" Kesalnya membuat Alena makin merengek dengan menendang-nendang udara. "Heh! Ini bukan kamar lo ya, jadi gak usah rengek begitu." "Perut gue sakit, mau makan mie ayam terus ditambahin bakso sama tetelan. Minumnya harus es teh dan es batunya banyak," Athan melengos kasar, sudah menepuk jidatnya sendiri gemas. "Katanya sakit perut datang bulan, sekarang malah bahas makanan? Elo t

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN