"Ugh...." Cindy menggeliat, meregangkan semua otot-otot yang tadinya terasa kaku. Sungguh bahagia... Di pagi ini tubuhnya terasa sangat bugar tak seperti hari-hari sebelumnya. Tidurnya sangat amat nyenyak, seakan dia mampu melepas beban yang sempat hadir silir berganti. Ting... Tangannya meraba-raba nakas, tapi tak menemukan sesuatu. Hingga dirinya harus bangkit dari ranjang dan mencari keberadaan ponselnya. "Hoaaammm..." gadis itu berjalan kesana kemari dengan mata yang masih menyipit karena kantuk. "Huft..." ia meraih ponsel yang ternyata berada di sebelah batalnya. Matanya mulai membaca pesan yang masuk di ponselnya, lantas membalas isi pesan tersebut dengan jemari yang begitu lincah mengetik sebuah kalimat seolah semua sudah terancang dalam otaknya. "Syukurlah sayang... Mama ak

