Rumit

1588 Kata

“Aku bisa jelasin semuanya, Ta. Kasih aku kesempatan.” Pagi itu, sebelum jam pelajaran berbunyi, Atta sengaja menunggu Tita di parkiran motor. Melihat Tita sudah memasuki gerbang, Atta langsung menghampiri mantan pacarnya itu. Didatangi dengan tiba-tiba seperti itu membuat Tita sedikit terkejut, belum lagi Atta yang langsung memegang tangannya seolah berharap Tita tidak meninggalkannya seperti beberapa hari ini. Sejak kejadian tempo hari, Tita memang memilih menghindari Atta. Dia belum siap kembali berhadapan dengan Atta dan membuka kembali lukanya yang masih teramat baru. Untuk itulah, Tita lebih memilih untuk menghindar. “Kamu mau jelasin apalagi? Semuanya udah jelas dan aku sendiri yang melihatnya, bukan dari laporan orang lain. Bagian mana lagi yang akan kamu gunakan sebagai pembel

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN