Hari ke dua aku bersama Mas Hadi, tidak pernah terbayangkan mengalami hal yang seperti ini, rasanya, jika bisa meminta ke Allah suami seperti Mas Hadi, aku akan berdoa seperti itu. Sejak kemarin, aku diperlakukannya seperti ratu, tidak boleh turun dari ranjang kecuali ke kamar mandi, makan dia akan bawa ke tempat tidur, jika aku bosan di tempat tidur dia akan menggendongku ke tampat mana saja yang ada di kamar ini yang ingin aku duduki, “Kamu gak boleh turun dan menjejakkan kaki bahkan sejengkal pun. Aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan istimewa ini.” Begitu ucap Mas Hadi dan aku hanya bisa tersenyum. Sementara aku menikmati kehidupanku di sini, beberapa kali aku hanya sempat mengecek handphoneku, itu pun secara sembunyi-sembunyi, Mas Hadi tidak memperkenankanku untuk terlalu lama meli

