“Hati-hati di jalan, ya, Lastri. Kalo nanti aku ada waktu lagi, aku akan menghubungi kamu lagi, ya.” aku menganggukkan kepala, sebenarnya tidak sabar ingin segera pergi dari sini, perasaanku dari tadi enggak enak banget, entah ada apa. Dan ketika Mas Hadi sudah pergi, aku memutuskan untuk segera mencari ojek, walaupun harganya agak mahal tapi bisa cepat Setelah semua selesai urusanku dengan Mas Hadi, aku bergegas pulang ke rumah untuk menemui Jingga. Sengaja menggunakan ojek yang langsung dari hotel ke rumah agar bisa segera sampai, entah kenapa firasatku kurang enak. Aku khawatir ada yang terjadi sama Jingga. Ketika sampai di depan gang, aku bisa melihat Mpok Leha dari kejauhan berada di depan gerbang rumahku, “Pak, agak buruan, Pak.” Ujarku sama tukang ojek ini. Dan benar saja, ketika sa

