“Oke, aku akan pergi bersama Gerlad dan kamu bisa pergi sendiri. Kita tentukan saja kumpul di mana nanti.” Andrea mengangguk. Ia membawa setengah dari tali raffia yang diberikan oleh Johan beserta beberapa butir paku. Saat ini, tujuan utama mereka adalah menemukan sebanyak mungkin mayat-mayat teman Andrea. Jika beruntung dan cukup waktu, mereka akan langsung memeriksa rumah di sekitar tanah itu dan memastikan apakah kira-kira ada penghuni yang menolong Andrea. Ketiganya menandai lantai dasar di dekat pintu masuk utama dengan tali raffia mereha itu sebagai tempat berkumpul mereka. Usai beberapa kelengkapan dan persetujuan, Andrea tanpa ragu segera pergi meninggalkan Johan dan Gerald dengan beragam pertanyaan di kepala mereka. “Jo, memangnya si Andrea dari awal semangat gitu ya sama kasus

