Daren yang kebetulan datang terlambat langsung memasuki mension besar miliki keluarga Zhong Chenle, mencari sang ayah yang tadi sudah berangkat terlebih dahulu, ia takut jika terjadi apa-apa dengan pria itu. Di saat pemuda itu tengah kebingungan mencari keberadaan sang ayah, tak sengaja kedua iris hitamnya bertatapan dengan sosok wanita di kejauhan sana, sosok wanita yang tak lain adalah sang ibu angkat. Dengan tatapan berkaca-kaca, Daren berjalan pelan menuju ke arah wanita tersebut. Jujur, ia sangat merindukan sosok tersebut, ia takut jika sampai wanita itu melupakan dirinya. “Mama.” Panggil Daren. Jovanka yang hendak menaiki tangga menoleh ke belakang, ia tertegun sejenak. Tak menyangka jika dirinya akan bertemu dengan sosok anak muda yang dulu pernah ia anggap sebagai putranya. Mendad

