Empat bulan kemudian Kini usia kandungan Jovanka sudah memasuki bulan kesembilan. Kebetulan hari ini Tristan ingin menemani sang istri untuk periksa kandungan ke rumah sakit. CKITTT!! Tristan mengerem mobilnya mendadak. “Ada apa, Tan?” tanya Jovanka, khawatir. Pasalnya mereka berhenti tepat di jalanan sepi. “Sepertinya ada masalah dengan ban mobilnya, sebentar biar aku periksa.” Ucap Tristan kemudian, menuruni mobilnya untuk mengecek keadaan luar. Jovanka merasa gelisah. “Tan, cepetan jangan lama-lama.” “Iya, sabarlah sebentar.” Tristan mencoba melihat ban mobilnya yang ternyata bocor tertancap paku. “Astaagaa! Bagaimana ini.” Gumamnya, mana tempanya berhenti jauh dari keramaian. “Jov, sepertinya kita harus mencari bantuan.” Jovanka menggigit bibir bawahnya, melihat kesekeliling

