MDU 99

1082 Kata

“Pagi, kesayangan,” sapaan yang sudah biasa Xiaoshan lantunkan untuk wanita yang selama ini mengisi hatinya, sosok wanita beruntung yang lain adalah Jovanka. Jovanka tak keberatan dengan panggilan itu, yang terpenting baginya hanya menganggap Xiaoshan sebagai sahabat saja, tak lebih dari itu. “Xiao,” senyum Jovanka, menghampiri sosok pria di belakangnya, memberikan pelukan singkat. “Aku kira kamu tidak akan pulang.” “Maaf, tadi malam ada yang harus aku selesaikan di kantor, rasanya semalam tak bertemu denganmu sudah sangat rindu.” Gombalnya. “Dasar,” memukul kecil tubuh sang pria pelan dan kembali melanjutkan aktifitasnya. Xiaoshan terdiam menatap sosok wanita yang kini memunggunginya. “Jov, ada yang ingin aku bicarakan denganmu. Sesuatu yang sangat penting, sesuatu yang selama ini a

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN