Bab 6

1012 Kata
"Ros, kita hangout yok" ajak Angel "Kemana sih, aku belum selesai nonton Drakor nih, masih banyak. Mending kau duduk disini kita nonton sama sama, kalah udah selesai baru kita hangout" jelas Rose "Serius ya Ros, aku gak mau yah, nanti kayak Adam lagi" "Emang Adam ngapain?" Tanya Rose. Mampus, kenapa pake keceplosan sih, mana rose Kepoan ucap Angel dalam hati "Mending kita nonton yok" ucap Angel yang mengalihkan topik "Ohh gitu gak mau cerita sama sahabat sendiri" sindir Rose "Bukan gitu, jadi gini ......." Angel menjelaskan semuanya dari awal sampai ia harus menunggu Adam Berjam jam hingga restoran nya tutup sampai Adam meminta maaf kepadanya "Terus kau mau maafkan dia?" Tanya rose "Iya, karena aku malas memperpanjang masalah, kau tau kan aku gimana?" Jawab Angel "Iya sih, tapi kalau aku jadi kau, aku gak mau maafin dia" ucap Rose sedikit kesal karena kelakuan Adam "Ya enggak lah, aku juga sebenarnya gak mau maafin dia, cuma aku malas aja nanti di teror" terang nya "Yah udah kita nonton Drakor yok" ajak rose "Ayok" Kini dua sahabat itu menonton Drakor bersama sama "Yeyyy akhirnya tamat" teriak Angel "Kok kau nangis sih Ros?" Lanjut Angel yang sedikit bingung "Kau gak liat itu si cowok nya meninggal hah?" Tanya Angel sambil menangis "Lagian kan, pastinya ada orang baru Ros, di kehidupan si cewek nya" jelas Angel, sebenarnya sedih, cuma Angel berfikiran positif karena dia tidak mempermasalahkan semua itu, yah berarti mereka gak jodoh kan. "Sama aja hiks, aaa kasihan suami aku hiks hiks" "Udah Ros, ingat kita mau hangout bersama" "Iya iya" jawab rose sambil mengelap air matanya "Kita mau kemana?" "Kita pergi ke mana aja, keliling dunia" "Let's go" Akhirnya kini mereka pergi bersama menaiki mobil nya rose * "Dam?" Tanya Lisa "Kenapa Lis?" Tanya Adam "Antarin aku yok" "Kemana?" "Jalan jalan ke mall" "Yah sudah, kau siap siap aja, aku nunggu di mobil" "Serius kan?" Adam menganggukkan kepalanya, jawaban Adam emang mampu buat Lisa loncat loncat kesenangan * "Ros itu ada anak kura kura, beli yok" "Untuk apa sih?" Tanya Rose Belum sempat Angel menjawab ada seseorang yang menyela nya "Pak beli ini dua" Mendengar perkataan tersebut, mereka langsung menoleh, dan betapa kagetnya mereka "Ihh apaan sih Alvaro, orang aku duluan yang mau beli" "Kau yang apaan, orang aku duluan yang mau beli" "Udah udah kan ini tinggal dua, kalian satu satu aja ya, jangan buat aku pusing" "Gak bisa gitu Ros, nanti dia kasihan sendirian" "Seterah deh, aku mau beli ikan dulu, ikan kemaren udah meninggal hiks" kata rose yang agak sedih mengingat ikannya yang mati "Aku duluan, berapa pak?" Tanya Alvaro "Apaan sih Alvaro" "Benar kata neng satunya tadi, kan ada dua beli satu satu aja" "Gak bisa" jawab Alvaro dan Angel serempak "Yah sudah terserah, kura kura ini tidak jadi saya jual" "Kok gitu?" Tanya Alvaro "Kasihan pak, kalau mereka dipisah" "Kenapa gak rawat sama sama aja" "Ide bagus pak, ini berapa?" "500 ribu semua nya" kata tukang penjual nya sambil memberikan dua ekor anak kura kura tersebut Angel hendak mengeluarkan uang nya. "Biar aku aja yang bayar" ucap Alvaro "Oke makasih, tapi ingat ini kita rawat sama sama, dan pelihara nya dirumah aku" "Iya, seterah" jawab Alvaro sambil mengeluarkan uang dari dompetnya itu" "Makasihh" Alvaro hanya mengangguk dan meninggal kan Angel sendiri "Udah selesai beli kura kura nya?" Ucap rose sambil membawa dua ikan cupang berwana merah dan kuning "Nih" jawab Angel sambil menunjukan kura kuranya "Iii lucu banget ikan nya" lanjut Angel "Iya iya lah, lebih berguna daripada kura kura" jawab nya sinis "Gak jadi, aku salah ngomong" Mereka lanjut pergi ke tujuan yaitu mengelilingi dunia * "Mau makan apa?" Tanya Adam "Seterah" "Makan ayam mau?" "Aku udah makan ayam kemaren, kan sama kau" "Yah udah gimana makan burger?" "Aku diet" "Salat?" "Aku gak suka sayur" "Terus mau makan apa?" "Yah udah ayam aja" akhirnya Lisa memilih ayam, daripada Adam marah padanya, dan dia di tinggal kan gak lucu "Selamat makan Adam" Adam hanya tersenyum, ia sangat menyayangi orang di depan nya ini, dia gak pernah marah, mungkin kalau kesal ia sering kesal * "Pantai yok" ajak rose "Ngapain?" "Kita liat sunset dan di pinggir pantai nya ada makanan enak banget" "Yah udah ayok" Mereka pergi ke pantai yang dimaksud Rose, sebenarnya Angel tidak sabar pulang ke rumah karena ia ingin menempatkan anak anak nya ke rumah nya itu, dan Andra juga mau kenalin anak nya itu Akhirnya sekian menit nyampai juga lantai yang di maksud oleh rose "Bagus banget rose" "Iya kan, ala aku bilang, ayok kita ke sana, di sana ada warung makan yang masakannya mengalahkan restoran bintang lima" "Yok" * "Kak, pesan nasi goreng seafood nya 2 ya, minumannya teh es sama es jeruk" "Oke kak, selamat menunggu" "Kak, nanti kalau udah selesai tolong panggil kan kami ya, soalnya kami mau lihat sunset dulu" "Baik kak" Rose dan Angel melihat sunset "Fotokan dong Ros" Rose memfotokan Angel di dekat pantai yang menghadap sunset, dan sebalikanya juga Angel lun memfotokan rose "Kak, makanannya sudah siap" "Oke terima kasih kak" "Hmm enak banget ternyata Ros, kau emang terbaik" "Pilihan aku emang gak sia sia" Angel mengangguk kepala Dangan mantap karena ia mengakui ini sangat lah enak "Kau pernah makan disini?" "Iya aku sering ke sini" Tiba tiba ada dua anak kecil sembari memegang gitar dan satu lagi memegang krincingan "Kak mau dinyanyikan?" Tanya anak kecil itu "Nyayikan lagu balon ku ada lima aja dek" ucap Rose "Balon ku ada lima Rupa rupa warnanya Hijau kuning kelabu Merah muda dan biru Meletus balon hijau, dor! Hatiku sangat kacau Balonku tinggal empat Kupegang erat erat "Horee" kata Angel dan Rose sambil bertepuk tangan Rose mengeluarkan uang sebesar lima puluh ribu "Makasih kak" kata kedua anak itu "Iya sama sama" jawab Rose dan Angel, sedangkan kedua anak itu pergi meninggalkan mereka "Kau udah selesai?" Tanya Angel "Sudah" "Mbak, berapa ini semuanya?" "Dua ratus ribu semua nya kak" Angel mengeluarkan uangnya dan langsung membayarnya "Dah yok kita pulang, udah malam juga" ucap rose "Oke ayok" jawab Angel Akhirnya mereka berdua pulang ke rumah masing masing, rasanya mereka sangat kelelahan, dan senang bahagia.
Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN