Matahari sudah menampakan dirinya, melewati celah-celah jendela aperteman milik mereka. Kedua insan itu masih menutup matanya dan selimut yang setia menutupi tubuh keduanya, Angel menyeritkan matanya wajah nya yang hangat merasakan adanya kehangatan alami dari matahari. Angel mendongak kan kepalanya dan melihat Alvaro yang masih di alam mimpinya, Angel melihat Alvaro menyeritkan matanya yang terkena matahari dan Angel pun menutupi sinar matahari dengan menopang kedua tangannya yang kini berada di wajah Alvaro langsung saja kerutan di kening Alvaro hilang. Karena tak tega Angel langsung menutup tirai aperteman nya. "Jam berapa sekarang, apa aku harus membangunkan Alvaro? Tetapi Alvaro terlalu nyenyak tidur mana mungkin aku membangunkan nya" monolog Angel dengan suara khas orang bangun ti

