34. Sepucuk Surat

1332 Kata

  Gerald duduk dalam diam, menatap ke arah langit cerah yang berada dibalik jendela kamar hotelnya. Menatap kosong, menatap penuh akan harapan dan rindu yang membelenggu. Sejak dua hari yang lalu hingga saat ini ia masih menunggu reaksi Reynalda terhadap semua perasaan yang telah ia tumpahkan dalam secarik kertas yang ia berikan itu. Ia masih akan menunggu, apapun reaksi yang akan diberikan perempuan itu. Entah itu sebuah penolakan atau penerimaan ... ia akan dengan siap mendengarnya.   “Gerald ... Mr. Archilles memberi mu waktu untuk bertemu malam ini. Bersiaplah.”   Gerald mengangguk kecil. kemudian menoleh ke arah sahabatnya itu. “Bagaimana Paula? Apa dia mengabari sesuatu padamu?”   “Tidak. Paula tidak membalas pesanku juga, mungkin dia sibuk karena sebelumnya dia mengatakan di

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN