“Sampai jumpa kembali calon adik ipar.” Kyra menggelengkan kepalanya sesaat sebelum meraih segelas minuman berwarna biru muda dari atas meja kecil di samping kirinya, kemudian ia sesap sesaat seraya memandangi lukisan yang baru terlihat hampir seperempat dari kanvas itu. lukisan dengan campuran warna pastel yang lembut, merah, dan biru yang tampak sangat kuat. Kyra menghela nafas sesaat setelah menyimpan gelas ditangannya itu lagi lalu menarik ujung bibirnya. “Apa yang sedang kau lukis ini Kyra? Kau benar-benar sedang jatuh cinta?” Dalam hati Kyra, menertawakan dirinya sendiri setelah mendapatkan makna hasil lukisan yang ia buat. Kepalanya menggeleng sesaat sebelum melipat kedua tangannya di d**a. Beberapa hari yang mereka lewati setelah kasus bersama Adara di apartemen dan

