Seumur hidupnya Gerald tak pernah berpikir untuk jatuh cinta. Sedikitpun ... tidak sama sekali. Setidaknya sampai ia bertemu dengan seorang gadis kecil yang tiba-tiba datang padanya kemudian merebut minuman yang berada ditangannya. Gadis mungil yang hanya setinggi dadanya, seorang gadis yang tak tampak sangat cantik, tapi terlihat sangat menarik. Wajahnya tidak tirus, tubuhnya tidak kecil seperti model. Wajahnya sedikit tembam, tubuhnya pun sedikit bervolume. Tidak terlalu kurus dan tidak terlalu gemuk, tapi terasa begitu sempurna saat berada dalam dekapannya, ketika tanpa sengaja gadis itu jatuh dalam pelukannya. Gerald tak pernah percaya tentang cinta pada pandangan pertama, sekalipun saat jantungnya terus berdebar ketika bayangan wajah gadis itu muncul menghantui kepalanya. Ingat k

