"Tin, sini Mama mau ngomong penting sama kamu!" panggil Nyonya Femmy usai berkeliling kota Perth bersama rombongan dari Bandung sore itu. Dengan kening berkerut Martin pun mengangguk lalu mengikuti mamanya ke salah satu sofa di lantai lobi hotel tempat mereka menginap. Sedangkan, keluarganya yang lain bersama kakak beradik Monica-Rihanna naik ke kamar mereka masing-masing. Kemudian pemuda itu duduk di sebelah Nyonya Femmy dan berkata, "Mama mau ngomong penting apa sih?" "Hmm ... Mama lihat sepertinya Rihanna ada rasa spesial ke kamu deh. Kalau kamu mau nyenengin Mama, dengerin kata-kata Mama! Jangan kamu ingat lagi si Cherry, mendingan kamu buka lembaran baru di Perth sama Rihanna aja. Dia itu puteri sahabat Mama yang bobot, bibit, bebetnya jelas. Anaknya juga hormat sama papa mama kamu

