"Gimana, Cher ... nggak pusing 'kan habis naik pesawat pertama kalinya?" tanya Nicky sambil terkekeh pelan menatap wajah gadis manis yang menyeret koper berukuran sedang warna hitam di sampingnya. "Biasa saja kok, Mas Nicky. Penerbangannya mulus tadi nggak nyeremin. Oya, setelah ini kita mau ke mana ya?" sahut Cherry sembari mengedarkan pandangannya ke sekeliling Bandara Changi yang tertata apik dan modern itu. Merlino yang juga ikut dalam rombongan bertiga bersama Nicky dan Cherry menjawab, "Ke hotel punya Nicky buat check-in naruh barang dulu lalu kita lihat-lihat venue buat cafe and bar yang ditawarin sama mamanya Nicky." "Ohh ... oke, Pak. Saya ngikut saja rencananya bagaimana—" Cherry masih takjub dengan keindahan dekorasi bandara Singapura tersebut sekalipun tidak mengutarakannya

