Arjuna menyeka peluh di dahinya. Sudah satu jam dia dan tiga sahabatnya berkeliling mencari kayu bakar. Mereka akan bermalam untuk pertama kalinya di alam liar. Yurtira menyuruh mereka mencari kayu bakar dalam jumlah lumayan banyak untuk memasak dan juga membuat api unggun. “Tuh oang tua apa gak mikir kali ya?” gerutu Adelina. Dia menjatuhkan tumbukan kayu bakar yang tadi digendongnya geram. Tangan mulus Adelina kotor, dan dia merasa tangannya mulai kasar. “Kayaknya kita bakalan disiksa habis-habisan,” sahut Anggara. Melihat bagaimana pengalaman hari pertama mereka, tidak menutup kemungkinan hal tersebut akan terjadi. Mulai dari waktu istirahat yang diberikan, bergantian mengangkat kantong berisi pasir, dan sekarang mencari kayu bakar dalam jumlah yang banyak. “Sekarang kalian pikir

