“Gue kira cobaan hidup gue bakal berakhir setelah Bu Bertha berubah, ternyata nggak,” bisik Adelina pada Anggara. Setelah beristirahat lima menit, Yurtira memerintahkan mereka berempat untuk berdiri, melanjutkan perjalanan. Adelina hanya bisa memainkan gerahamnya, menahan geram karena tidak bisa berbuat apa-apa. Sungguh pelit sekali guru baru mereka. Berjalan lima jam non-stop tanpa berhenti, waktu yang diberikan untuk mengistirahatkan kaki hanya lima menit. Artinya perjam waktu istirahatnya hanya satu menit? Sangat pelit, bukan? “Gue juga mulai takut, Del,” Anggara menanggapi. “Takut kenapa?” “Gue ngerasa guru baru kita bakal lebih galak ketimbang Bu Bertha.” Adelina mengangguk. Benar. Yang Anggara katakan barusan tampaknya akan segera terbukti setelah mereka memulai berlatih. Tungg

