Brina merapatkan jaket, menggelayut di lengan Brian. Saat tadi berangkat dari flat Brian, hari masih sangat pagi. Karena memang jadwal keberangkatan kereta cepat Eurostar jam tujuh pagi. Hal itu membuat Brina terpaksa membuka matanya lebih lebar lagi. Karena dari flat Brian, mereka harus naik black cab untuk menuju stasiun St. Pancras. Brian mengajak Brina untuk mencicipi cokelat panas yang ada di kafe yang tersebar di stasiun yang setiap saat ramai. Selama satu jam dimanjakan oleh nikmatnya coeklat panas yang khas itu. “Kamu kedinginan?” Brian menoleh kepadanya. Brina menggeleng. Suhu udara pagi ini memang sedikit lebih hangat daripada beberapa hari yang lalu. Tapi Brina merasa mungkin karena dia sudah terbiasa di sana saat ini. Jadi lebih bisa beradaptasi. Kemarin, Brian pulang kerja

