EPILOG

1013 Kata

Brian melonggarkan dasi, melepaskan jas yang dipakainya dan mengibas-ibaskan rambutnya yang basah. Hujan. Selalu membuatnya basah tiap kali dia pulang ke rumah. Suara gaduh di ruang tengah membuatnya tersenyum. Itu pasti langkah kaki si Belle. “Papiiiiiiiiiii.” Brian langsung tersenyum lebar. Putrinya yang cantik itu kini sudah berusia lima tahun. Menggemaskan dan membuatnya selalu ingin pulang ke rumah dengan cepat. “Eh Bel, ayo mainannya diberesin dulu. Itu boneka barbie-nya hayo.” Brian baru saja akan membungkuk dan menggendong Belle saat suara Brina membuat belle langsung bersembunyi di balik tubuhnya. Istrinya itu berkacak pinggang dan melangkah mendekati mereka yang berdiri di ambang pintu. “Siniin Papi, jangan dimanja terus itu Belle. Dari tadi ngerecokin Mami masak kue, dan s

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN