“Febriano Andromeda!” Suara itu membuat Brian langsung mengangkat wajahnya. Dan wajah yang sudah sangat dikenalnya kini membuat Brian menyeringai. “Aku cariin kamu ternyata nongkrong di sini.” Evan, sepupunya yang sudah tinggal lama di London yang mengajak Brian untuk bekerja di perusahaan ini. Walaupun tak sesuai dengan bidangnya, Brian memang sejak dulu sudah ingin bekerja di bidang ini. Untunglah sepupunya yang memberi kesempatan ini. Perusahaan tempatnya bekerja terletak di pusat kota London. Dekat dengan tempat-tempat terkenal di sana. Brian sendiri senang dengan suasana kantornya yang luas, ada fasilitas yang nyaman. “Malas.” Itu jawabannya. Dia sebenarnya sedang tak ingin berbicara dengan siapa pun. Karena suasana hatinya sedang kacau. Semalam saat menelepon Brina, dia sangat k

