"Ya, kamu hari ini jualan nggak? Kok sudah jam segini belum prepare juga?" tanya ibu saat melihatku sedang berada dalam kamar. Hari ini aku memang memutuskan untuk kembali libur jualan, sebab rencana hendak mengajak Mitha jalan ke mall. Bukan untuk belanja atau membelikan ia barang yang dia inginkan melainkan sekedar cuci mata demi melakukan pendekatan lebih jauh agar ia tak ragu-ragu lagi menjadikanku calon suaminya. Aku memang sudah tak sabar lagi ingin segera bersanding dengan Mitha, sayang wanita itu harus mendahulukan pernikahan sepupunya lebih dulu ketimbang pernikahan kami. Tapi semoga saja pernikahan kami tidak gagal karena aku menggantungkan harapan yang sangat besar kepadanya. Kelak jika telah menikah dengannya, aku tentu bisa hidup lebih enak dan terjamin tanpa harus kerja

