Bab Dua Belas

1165 Kata

"An, maafkan mas tadi malam ya. Mas tuh sayang banget sama kamu dan takut kehilangan kamu makanya mas jadi cemburu dan nuduh kamu yang macam-macam sama teman cowok kamu itu semalam. Padahal mas tahu banget kamu itu tipe istri setia dan gak bakalan mengkhianati mas serta ninggalin mas demi lelaki lain. Tapi karena cemburu, mas jadi nuduh kamu yang nggak-nggak. Maafin mas ya, udah kelewatan ... mas tahu kamu istri yang sangat baik. Sekali lagi maafkan mas ya?" ucap Mas Arya keesokan paginya, saat aku sedang sibuk beres-beres di dapur sembari mencuci piring dan pakaian. Lelaki itu terus merayu sambil berusaha mendekatiku hendak memeluk tapi dengan tegas aku menghindar. Hatiku masih sangat sakit rasanya memikirkan ucapan dan tuduhannya semalam. Menganggap aku sama saja dengan dirinya yang mu

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN