27

1539 Kata

Dan disinilah putri berada sekarang, di depan tembok sekolahan yang berukuran 2 kali lebih tinggi dari tubuhnya. Sejujurnya putri benar-benar tidak mengerti kenapa bisa sekolah elite mereka ini menerima guru yang sedikit gila sampai menyetujui tantangan yang ia berikan itu. Tapi di satu sisi dia juga merasa sudah tidak aneh lagi akan hal itu sebab guru yang attitude nya b****k serta pemikiran nya sempit seperti Bu siska saja dapat di terima menjadi guru pengajar disini. Sehingga hanya satu yang ada di otak putri saat memikirkannya, yaitu mereka bisa masuk ke sekolah dan menjadi pengajar disini itu lewat orang dalam atau kenalan mereka yang punya kekuasaan di sekolah ini. Tidak ada alasan lain yang dapat dia fikirkan selain alasan tersebut. "Jadi silahkan buktikan kalau kamu tidak berb

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN