Putri berjalan kembali ke arah kelasnya setelah menyelesaikan urusan dengan sang guru BK tadi. "Abis ngapain Lo disana?", Cegat Leo yang sedari tadi berdiri sambil bersender ke tiang dengan pose layaknya seorang model profesional sehingga membuat para kaum hawa sama sekali tidak bisa mengalihkan pandangan mereka dari dirinya. "Bukan urusan Lo, mendingan Lo perhatiin para fans Lo tuh yang natap Lo dengan tatapan lapar dan halu mereka masing-masing", sahut putri dengan jutek, bahkan dia tidak mau repot-repot menghentikan langkahnya saat mengatakannya. Leo menaikkan sebelah alisnya, entah kenapa semakin hari dia semakin merasa kalau sikap putri yang tadinya sama seperti para fansnya itu kini perlahan berubah menjadi dingin di setiap pergantian harinya. "Kata siapa bukan urusan gue? Seoran

