"nih, udah gue copotin sepatu nya", ujar putri seraya mendongak ke arah Leo dengan tangan kiri memegang sepatu dan tangan kanan memegang kakinya Leo yang masih terangkat. Pandangan mereka bertemu, jantung Leo semakin berdebar di buatnya, dan dia masih belum bisa mengalihkan pandangannya dari putri. Leo benar-benar merasa seperti terhipnotis saat ini. Dan yang lebih anehnya lagi putri malah tidak merasakan apa-apa, dia malah merasa biasa saja melihat wajah tampan Leo yang berada di atas rata-rata itu padahal biasanya melihat muka orang yang hanya tergolong tampan saja sudah membuat jantung nya seperti habis lari maraton. "Woy, Lo kenapa? Ada yang salah sama muka gue sampe Lo ngeliatin gue kek gitu hah?", Tanya putri membuyarkan lamunannya. Dengan cepat Leo langsung berkedip dengan berde

