"Leo lihat deh, gue dapet layangan putus", seru putri lagi dengan nadanya yang masih girang setelah sampai di depan Leo. Leo yang baru menyadari kalau dia tersenyum tanpa sadar langsung menggeleng-gelengkan kepalanya kemudian berdehem untuk mengatur diri serta fikirannya. "Lo anak kecil atau apa sih? Ngapain juga coba Lo jadi bisa segirang itu cuman karna bisa dapetin layangan putus? Apa bagusnya coba? Layangan murah segitu doang di kejar-kejar. Buang-buang waktu tau ngga", cerca Leo dengan kritis seraya menunjukkan eskpresi dinginnya untuk menyembunyikan perasaannya yang masih berdebar itu saat ini. Putri seketika langsung memasang wajah marahnya, "aahhhh untuk sejenak gue lupa dengan siapa gue ngobrol saat ini", batinnya kemudian mendengus menatap ke arah Leo. Sejujurnya dia ingin me

