Leo dan orang tersebut saling menatap saat ini selepas kepergian putri. "Lo tumben mau berurusan sama cewek", tanya orang tersebut. "Cewek? Bisa jelasin ke gue dia cewek dari segi mananya? Dia cuman gue anggep mainan buat pelepas bosan doang, ngga lebih", sahut leo dengan nada acuh tak acuhnya. Orang tersebut menghela nafas mendengarnya, "bisa ngga sih Lo hilangin sifat b******n Lo itu? Dan mau gimana pun dia, dia itu tetep cewek jadi Lo ngga boleh gitu". Leo tiba-tiba saja menunjukkan smirknya, "cewek itu seharusnya cantik, berkelas dan ngga bar-bar, sedangkan dia ngga punya ketiganya". "Cantik itu relatif semua cewek punya pesonanya masing-masing. Gue bener-bener ngga ngerti sama jalan fikiran sempit Lo yang sama kayak yang lainnya, kena batunya tau rasa Lo", omel orang tersebut. "

