Putri terdiam, tubuhnya serasa membeku saat bibir kenyal Leo menyentuh bibirnya. Matanya terbelalak kaget, dia tidak menyangka kalau Leo akan menciumnya. Jantungnya berdebar tidak karuan ketika bibir lembut milik Leo menekan bibirnya agar terbuka. Air matanya jatuh, untuk sesaat Putri merasa sangat menikmati sensasi ini, bahkan tanpa sadar dia sempat memejamkan matanya sejenak. Tapi, seperdetik kemudian dia langsung mendorong tubuh Leo dan menamparnya, kemudian pergi dari sana dengan ekspresi yang benar-benar sangat tidak bisa di artikan oleh Leo. Putri menghentikan langkahnya, saat dia sudah berada cukup jauh dari sana. Kakinya terasa lemas, seluruh tulang dan otot yang ada di dalam tubuhnya terasa menghilang, sehingga kakinya kehilangan kekuatan untuk menopang tubuhnya. Putri ambruk

