Putri masih merenung, entah apa yang sedang dia fikirkan saat ini, tidak ada satu orang pun yang tau. "Put" panggil Leo dari arah pintu. Suara laki-laki itu sukses membuyarkan lamunannya. "Lo ngapain disini?" Tanya putri, tanpa mau repot-repot menengok ke sumber suara, karna dia sudah tau siapa pemilik nya. "Gue cariin lo dari tadi," sahut Leo mengalihkan pembicaraan. Sejujurnya, sebelum Leo datang, matanya sudah berkaca-kaca, dan sekarang. Saat mendengar suara laki-laki itu, hancur sudah pertahanan nya. Jantungnya kembali berdebar kencang dan perasaan nya menjadi tidak karuan. Dengan kasar dia mengusap setiap air mata yang dengan kurang ajarnya keluar dari sarang. Leo semakin berjalan mendekat ke arah putri dan saat dia sudah sampai di hadapan gadis itu, dia langsung berjongkok dan

