BAGIAN 26

1455 Kata

Misora POV Aku mengepalkan tanganku, menarik napas panjang, mengetuk pintu ruang kerja Paman Daran. “Masuk!” Aku masuk setelah beliau menjawab. Ayah Fanette itu tersenyum. Ia meletakkan alat tulisnya, berpindah ke sofa tamu, mempersilakan ku untuk duduk. “Aku sudah dengar dari Warren, kamu bersedia menikah dengannya. Benarkah itu, Misora?” Beliau tidak berbasa-basi. Ia langsung menanyakan kepastian dari ku. Aku mengangguk sebagai jawaban. Mengumpulkan segala tekatku untuk meminta sebuah syarat. “Aku akan menikah dengan Warren, tapi sebagai gantinya, aku ingin Paman membebaskan Fanette.” Paman Daran tertawa kecil. Ia berkata, “Fanette bebas sekarang, apalagi yang kamu mau?” Aku diam mencerna perkataannya, tak paham maksud dari kata-kata Paman Daran. Memangnya kapan dia bebas, Fanette

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN