Angela mengangkat wajah demi melihat pemandangan halaman basement yang ia dambakan, sebagai bukti kalau dirinya dan Gin selamat. Memang itu yang tampak di hadapannya saat ini. Bukan bukit berbunga warna-warni yang mengisyaratkan ia berada di surga, atau bahkan neraka. Ia benar-benar masih berada di dunia, itu yang terpenting. Keduanya kemudian bangkit dan bergegas keluar, tetapi belum berjalan, tubuh Angela sudah lunglai dan nyaris terjatuh di lantai. Gin menekan tombol hold untuk menahan pintu lift agar terus terbuka, sementara dirinya menggendong Angela keluar dari ruangan besi itu, berbarengan dengan tim penyelamat dan beberapa staf kampus yang datang menghampiri mereka. "Apa kalian baik-baik saja?" tanya salah satu dari mereka. Angela tak sanggup menjawab. Tempurung kakinya sudah g

