Terjebak dalam Lift

1045 Kata

Sejak di dalam kelas hingga pulang, Gin dan Angela tidak saling menyapa. Gadis itu malas bicara, sementara Gin memang tak pernah bicara, apalagi jika tak ada kepentingan yang harus ia bicarakan. Bukankah Gin memang seperti itu? Kini keduanya berjalan menuju halaman parkir dengan saling berjauhan. Masih seperti seharusnya, tidak berdekatan, kata Angela supaya tidak terjadi hal yang diinginkan. Maka, Gin menurut saja meski ia tak paham seperti apa contoh hal yang diinginkan itu. Kebetulan kendaraan mereka diparkir di basement, yang artinya mereka harus menaiki lift lagi untuk tiba di sana. Gin seperti biasa, memeriksa lift sebelum membiarkan nona-nya naik. Namun, hampir sepuluh menit berjalan, Gin tak juga mengizinkannya masuk ke dalam lift. "Gino! Kalo kayak gini caranya, yang ada aku

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN