“Astaga! Gino, Bu Anita, kalian lagi ngapain?! Kalian berbuat m***m, ya?!” tuding Angela, kala menemukan Gin dan Anita di dalam kelas dan sedang melakukan sesuatu. “Non, bukan seperti itu! Sungguh! Ini ... saya ....” Melihat Gin yang tampak gugup, bukan seperti Gin yang biasanya tegas, membuat Angela merasakan nyeri di dadanya. Ia tidak menyangka Gin akan melakukan perbuatan serendah itu. Angela memutar tubuhnya dan berjalan meninggalkan ruangan di mana ia menjadi saksi perbuatan tidak senonoh antara dosen dan pengawal pribadinya. Ia sesungguhnya tidak melihat dengan pasti apa yang dilakukan kedua orang berbeda jenis kelamin itu, tetapi entah mengapa rasanya menyakitkan. Ia tidak mau bertemu lelaki itu lagi, meski telah membuat jarak sekali pun, Angela terlanjur ilfeel terhadap Gin. A

