“De nanti malam ikam (kamu) ke rumah abang, ba’da isya” pinta abangku melalui handphone. “Ya, kenapa bang? Kok tumben ga biasanya…” tanyaku. “Ada rombongan dari luar kota dan kebetulan keluarga Mbakmu juga, mereka mau berobat,” jawab abangku. Belum selesai rasa ingin tahuku terjawab, abangku kembali berkata,“pokoknya habis isya ikam harus kerumah …” Wah sepertinya ini serius, ga biasanya abangku memintaku hadir, biasanya dia selalu bisa mengatasinya sendiri, dalam batinku. “Ok bang!!” jawabku antusias.Keesokan malamnya rombongan keluarga itupun tiba di rumah abangku. Setelah menempuh perjalanan panjang dari sebuah desa terpencil di Kalimantan Timur. Rombongan tersebut terdiri dari 3 keluarga yang masih memiliki hubungan kerabat dengan Keluarga Pak Ari (Abangnya Rey) terutama dari pi

