Keenam pemuda itu melihat pemukiman dengan rumah-rumah penduduk yang berjejer rapi, dengan jalanan seperti di Altis Pusat, juga para pedagang yang menjajakan dagangan mereka di pagi hari. Toby tersenyum saat melihat seorang ibu tua memberi seikat sayuran dan buah-buah berduri berwarna merah kelabu yang ditukarkan dengan bulu harimau liar dari seorang bapak-bapak yang mendorong gerobaknya, gerobak yang persis seperti punya kakek Ryu. “Mereka melakukan barter,” kata Toby kepada siapa pun yang mendengarnya. “Barter. Apa itu?” tanya Caesar. “Barter adalah jika kamu memberi seikat sayur maka orang akan memberi kamu seiris daging.” “Lebih tepatnya tukar menukar barang,” sela Aime, membuat Toby sedikit kesal. “Tidakkah kau ingin melihatku sedikit lebih cerdas juga Aime? Kamu sudah terlalu te

