Ego dan Akal Sehat

1150 Kata

Setelah kembalinya Rana mengambil obat untuk Sarah, Rana belum beranjak sedikit pun meninggalkan Sarah yang masih demam tinggi. Rana dengan telaten dan sabar mengompres kening Sarah dengan handuk basah yang beberapa menit sekali ia rendam kembali di dalam baskom. Rana mengambil posisi berbaring di ranjang yang sama dengan Sarah dan menidurkan dirinya di sana karena ia merasa lelah untuk duduk dalam waktu yang lama. Tidak berapa lama, Rana malah tertidur setelah membaringkan tubuhnya di sebelah Sarah dan sekarang bergantian, Sarah yang terbangun dan melihat keberadaan Rana di sebelahnya tengah tertidur. Sarah memperhatikan wajah Rana dengan baik-baik setiap detail wajah yang tengah tertidur itu. Sarah menghela napas pelan. “Kamu cantik, dan kamu juga baik. Mungkin ini takdir kita untuk

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN