Bersama

1112 Kata

@TILOEF Jya menahan tawa melihat ekspresi wajah Reihan yang langsung tampak gugup. “Iya deh lambungnya sensitive nanti malah mencret ya Pak,” goda Jya lalu meninggalkan Reihan dengan berjalan lebih dulu. “Iya saya bisa mencret nanti, mau kamu tanggung jawab kalau saya mencret? Gak punya istri saya yang ngurusin saya kalau saya sakit,” ujar Reihan menyusul langkah Jya. “Kan rumah sakit ada Pak, susternya ada dokter ada, cantik-cantik ganteng pula,” balas Jya santai. “Gak mau masuk rumah sakit saya, maunya masuk rumah yang berpondasi rumah tangga kita,” ujar Reihan santai. “Tinggal bangun Pak,” balas Jya tidak kalah santainya. “Gak ada pasangannya,” keluh Reihan. Tiba-tiba Jya menghentikan langkahnya tepat di depan sebuah stand penjual ayam geprek dengan menu atur level pedas sendiri

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN