@TILOEF “Lain kali lebih baik jangan dekat-dekat lagi,” ujar Reihan tiba-tiba. “Loh siapa juga yang mau dekat-dekat kamu?” sanggah Jya. Reihan mendelik sekilas pada Jya. “Bukan saya loh Jya… tapi itu abang iparmu itu. Katanya ipar itu berbahaya, bukan muhram,” ujar Reihan. “Begitu ya Pak, terus sekarang kita mahram gitu?” balas Jya sambil menatap Reihan penuh tanya dengan maksud menggoda Reihan. “Eum iya ya, kalau gitu kita nikah saja biar jadi mahram,” ujar Reihan terdengar bercanda. “Ngejoke jangan bawa-bawa nikah Pak, bisa bahaya,” tegur Jya. “Doa itu… aamiinkan saja mana tau Allah dengar,” protes Reihan. “Iya ya Allah dengarkan saja tapi mohon jangan dikabulkan,” timpal Jya. “Eh? Jahat banget doanya,” protes Reihan lagi. “Ternyata Pak Dos cerewet juga ya?” celetuk Jya. “Kal

