bc

Menikahi Hot Duda

book_age18+
167
IKUTI
4.9K
BACA
family
HE
friends to lovers
heir/heiress
drama
sweet
bxg
kicking
bold
office/work place
wild
like
intro-logo
Uraian

Jesslyn terpaksa menikah dengan Levin Maxton, mafia berbahaya yang digosipkan telah membunuh kekasihnya sendiri. Kebencian dan rahasia membuat pernikahan mereka bagaikan penjara, hingga kembalinya sang mantan istri membuka kebenaran pahit: Jesslyn hanyalah pelarian karena wajahnya yang mirip dengan cinta sejati Levin yang telah tiada. Saat Jesslyn memilih pergi, ia justru jatuh ke tangan musuh Levin—dan di sanalah kebenaran sesungguhnya terungkap. Mampukah Jesslyn menerima masa lalu kelam Levin dan memperjuangkan cinta yang terlambat mereka sadari?

chap-preview
Pratinjau gratis
Bab 1. Pertunangan Yang Ditolak
Di sebuah ballroom hotel mewah, namun hening. Lampu gantung kristal menyala redup. Tidak ada tamu, hanya bunga pertunangan di tengah ruangan. Meja makan untuk dua orang, seikat bunga dan sebotol anggur berada di atasnya. Di sudut ruangan, Jason Walt, berdiri dengan gugup memegang ponsel. Sebentar lagi pertunangan akan dilakukan, tapi putrinya, Jesslyn Walt, belum juga hadir. Padahal putrinya sudah mengiyakan, jika dia akan hadir ke acara pertunangan itu. Tapi sampai detik ini, putrinya belum juga menunjukkan tanda-tanda kehadirannya. Jason berbicara dengan suara mendesak, pelan, tapi terdengar cemas. "Kenapa kau belum juga datang, Jesslyn?" "Aku berubah pikiran, Dad. Aku tidak akan pergi!" "Jesslyn... tolong. Daddy mohon. Ini hanya formalitas. Kau tidak perlu mencintainya sekarang, tapi datanglah malam ini, demi nama keluarga kita," pinta pria tua itu, penuh permohonan. Jesslyn menjawab, tegas dan getir. "Dad, aku tidak mau menikah. Kenapa Daddy ingin menjual hidupku demi formalitas? Aku bukan alat tukar dan aku tidak mau bertunangan dengan penjahat itu!" "Sst, jangan asal bicara. Kau tidak tahu siapa dia. Dia pria yang berbahaya dan kita akan habis jika sampai ada yang mendengar perkataanmu!" "Justru karena aku tahu siapa dia, Dad. Semua orang tahu, dia pria yang telah membunuh banyak orang. Bahkan dia hampir membunuh mantan istrinya sendiri. Dan Daddy ingin aku bertunangan dengannya?" Semua gosip buruk itu sudah dia dengar, gosip buruk mengenai Levin Maxton, mafia keji yang tak punya hati. Pekerjaannya yang berbahaya, dia tidak menyukainya. Tidak hanya itu, Levin Maxton juga dikabarkan memiliki sifat buruk dan kasar pada wanita. Jesslyn Walt, gadis anggun yang baru berusia 23 tahun, penari balet profesional. Cerdas dan berprinsip. Dia lebih suka hidup dengan tenang. Mengejar cita-citanya sebagai penari balet, lalu menikah dengan pria yang dia cintai, bukan dengan seorang penjahat. Ayahnya menahan napas. Suaranya pelan, hampir berbisik, "Semua itu hanya gosip saja, Jesslyn. Segeralah datang. Jangan biarkan ayahmu menghadapinya seorang diri." "Itu bukan gosip, Dad. Semua orang tahu apa yang dia lakukan dan pekerjaan kotornya, sebaiknya Daddy tidak menjualku dengan seorang penjahat seperti Levin Maxton hanya untuk reputasi atau apapun. Aku tidak akan datang ke acara pertunangan itu, sebaiknya Daddy pulang!" Jesslyn mengakhiri percakapan, dia tidak mau berbasa-basi terlalu lama karena dia sedang fokus dengan latihan. "Jesslyn, tunggu!" Pinta ayahnya, tapi telepon sudah terputus. Jason Walt terdiam. Wajahnya pucat dan kedua tangannya gemetar. Jantungnya hampir melompat keluar, ketika pintu bergeser. Pintu ballroom terbuka perlahan. Tiga pria berpakaian hitam masuk lebih dulu, bertubuh besar dan mengenakan ear-piece. Mereka memeriksa sekeliling. Memastikan semua aman. Menyusul di belakang mereka, Levin Maxton, berjalan masuk, tenang, rapi, tapi aura mengintimidasi menyelimuti setiap langkahnya. Sepatu kulit menginjak lantai marmer, menghasilkan gema. Levin Maxton, pria tampan berusia 35 tahun, berkarismatik, namun menyeramkan. Dikenal sebagai mafia kejam dengan masa lalu kelam. Jason Walt mundur satu langkah tanpa sadar. Ada ketakutan, dari ekspresi wajahnya. Dia sendiri tidak tahu, kenapa pria itu tiba-tiba menginginkan putrinya padahal mereka tidak saling mengenal satu sama lain. Semua berawal pada malam itu. Saat itu hujan deras sedang mengguyur. Levin berdiri di sisi jalan, sambil membawa sebuah payung. Dia menunggu anak buahnya datang menjemput, tapi tiba-tiba saja Jesslyn berdiri di sampingnya. Gadis itu berteduh dibawa payungnya tanpa mengatakan sepatah katapun. Kehadirannya mengejutkan. Tapi pertemuan tanpa sengaja itu membuat Levin menginginkan Jesslyn. Dia mencari tahu siapa gadis itu, setelah mengetahuinya, dia menemui Jason Walt dan mengutarakan keinginannya untuk memiliki Jesslyn. Jason tak dapat menolak, dia tahu pria itu berbahaya. Jika sampai dia menolak keinginannya, maka kehancuran sudah berada di depan mata. Dia terpaksa menyetujui permintaan pria itu, demi melindungi banyak hal walaupun dia harus mengorbankan putrinya. Levin Maxton berhenti tepat di depan meja makan pertunangan yang didekorasi bunga putih. Tidak ada siapapun, selain mereka dan calon tunangannya yang tidak terlihat. "Apa maksudnya ini, Tuan Walt. Bukankah ini malam pertunanganku dengan putrimu tapi kenapa seperti acara pemakaman?" "Tu-Tuan Maxton," suara Jason gemetar, "Aku minta maaf, putriku sedang sibuk. Jesslyn tidak bisa datang malam ini," dia tidak bisa mengatakan jika putrinya menolak bertunangan dengan pria itu. "Sedang sibuk?" Levin menatap tajam, "Dia sedang sibuk atau tidak mau datang karena tidak menginginkan pertunangan ini?" "A-aku?" "Aku tidak suka yang bertele-tele, katakan terus terang!" "Aku minta maaf. Putriku, dia tidak siap karena dia masih ingin mengejar cita-citanya. Mohon tuan Maxton tidak tersinggung dengan penolakannya." Levin tersenyum, sinis. Dia mengambil setangkai bunga mawar putih yang berada di atas meja, menghirup aroma bunga itu lalu meremasnya hingga hancur. "Jadi... dia menolakku?" Dia memandangi pria tua itu. Ekspresi wajahnya dingin, "Asal kau tahu, aku sangat tidak suka ditolak!" "Aku benar-benar minta maaf. Aku akan mengenalkan putriku yang lain, jika kau tidak keberatan. Putri sulung ku tak kalah cantik, dia juga cerdas. Dia akan menjadi pasanganmu yang sempurna." "Bunga yang aku inginkan, apa kau pikir bisa digantikan? Yang aku inginkan Jessly Walt, bukan yang lainnya!" "Ji-jika begitu, tolong beri aku waktu. Aku akan berusaha membujuknya supaya dia bersedia menerima lamaranmu." "Aku bukan orang yang suka menunggu, Tuan Walt." Jason semakin ketakutan. Dia tahu itu bukan pertanda baik untuk mereka. "Tolong... Jangan marah dan jangan sakiti kami," pintanya lirih. Berurusan dengan pria itu bukan hal baik. Dan sudah banyak perusahaan yang dihancurkan olehnya hanya karena menyinggung dirinya. Levin menoleh perlahan, lalu tersenyum kecil. Senyumannya dingin, menyimpan rahasia kenapa tiba-tiba dia menginginkan Jesslyn Walt. "Tidak perlu takut. Selama aku menginginkan dirinya maka kalian akan baik-baik saja." Hening beberapa detik lalu dia kembali berbicara. Kali ini lebih lembut tapi penuh ancaman. "Aku beri kau waktu, anggap ini kebaikan hatiku yang tak biasa," Levin menatapnya lagi, tapi lebih menusuk, "Kau seharusnya bersyukur. Aku masih memberi waktu untuk putrimu. Tapi kalau dia menolak... " Dia kembali meremas bunga yang ada di atas meja. "Kalian semua akan hancur berkeping-keping seperti kelopak bunga ini!" Levin berjalan perlahan, ke arah pintu ballroom. Tak menyangka gadis itu akan menolaknya sebelum bertemu dengannya lagi. Tapi dia menantikan, kabar baik dari Jason Walt. Gadis yang dia inginkan, pasti akan dia dapatkan apapun caranya. Kemanapun Jesslyn Walt pergi, gadis itu harus menjadi miliknya. Pintu ruangan tertutup. Levin dan anak buahnya meninggalkan ruangan, meninggalkan Jason berdiri sendiri di tengah ballroom sepi. Napasnya terengah, wajahnya dipenuhi ketakutan. Keringat dingin mengalir di dahi, dia tahu untuk selanjutnya, Levin Maxton tidak akan bermurah hati lagi. "Jesslyn, kita berada dalam masalah sekarang!" Jason jatuh terduduk. Entah bagaimana Jesslyn bisa bertemu dengan pria itu tapi yang pasti masalah baru saja dimulai.

editor-pick
Dreame-Pilihan editor

bc

TERNODA

read
198.8K
bc

B̶u̶k̶a̶n̶ Pacar Pura-Pura

read
155.8K
bc

Sentuhan Semalam Sang Mafia

read
188.8K
bc

Dinikahi Karena Dendam

read
233.8K
bc

Hasrat Meresahkan Pria Dewasa

read
30.5K
bc

Setelah 10 Tahun Berpisah

read
61.1K
bc

My Secret Little Wife

read
132.1K

Pindai untuk mengunduh app

download_iosApp Store
google icon
Google Play
Facebook