Matahari siang menembus kaca tinggi gedung Maxton Enterprise, memantulkan kilau lembut di lantai marmer. Suasana kantor mulai sedikit tenang setelah hiruk-pikuk pagi berlalu, namun di ruang kerja Levin, udara terasa berat. Ia duduk di kursinya, memandangi layar komputer yang bahkan tak benar-benar ia lihat. Semua pikirannya masih tertinggal di lobi, pada wajah Karina, pada suara itu yang terus menggema di telinganya seperti bayangan masa lalu yang enggan pergi. Levin mengusap wajahnya dengan kasar. Tidak, Karina hanya masa lalu. Tidak akan dia biarkan Karina menghancurkan hubungannya dengan Jesslyn, tidak kali ini dan tidak akan dia biarkan mereka bertemu. Laci meja dibuka, Levin mengambil ponselnya. Dia tidak ingin Jesslyn datang, dia khawatir Karina masih berada di bawah. Dia tahu ba

