SANG surya merangkak dari ufuk timur, menyiramkan sinarnya pada alam semesta dan memberikan kehidupan bagi makhluk hidup. Angin sepoi-sepoi esok hari mulai menerpa, menerjang dedaunan dan memaksanya berguguran. Pagi-pagi sekali, Aditya dan Disha tampak mengunjungi pemakaman Abraham dan Lucia. Menaburi bunga dan mengguyur air ke gunungan tanah yang kering tersebut dan langsung diserap oleh saripati tanah. "Ibu, Ayah, doakan aku agar bisa teguh menjalani kehidupan ini. Aku sudah berhasil membalas musuh-musuhku. Musuh yang awalnya adalah cintaku dan orang kepercayaan kalian." Disha menarik napas sembari mengerjap. "Aku dan Darrel sudah resmi bercerai, Ayah, Ibu. Maaf karena mengecewakan kalian. Maaf karena janji yang kami ikrarkan untuk selalu bersama akhirnya tidak akan dipenuhi. Tapi, s

