Until The Last Breath

2559 Kata

DISHA membulatkan mata. Meneguk saliva, dan melangkah maju mendekati Darrel yang masih menyamar. Tangannya itu bergerak, terfokus pada gundukan lonjong di dadaa Darrel. "A-apa kau baik-baik saja, Desi? Bagaimana itumu bisa menjadi lonjong begitu?" tanya Disha membuat Darrel kelabakan. "Karena benda sebenarnya ada di sini, Disha!" Suara Aditya menyahut dari balik pintu, yang kemudian masuk memperlihatkan dua bola ke arah mereka. Darrel melotot kaget. Sebentar lagi penyamarannya akan terkuak. "Aditya, bola siapa itu?" tanya Disha dengan kening berlapis. "Milik wanita ini!" Aditya melirik tepat ke arah Darrel dengan garis mata tegas. Lantas menampik benda lonjong di dadaa Darrel hingga dua benda itu terjatuh. Tentu saja itu langsung membuat Disha dan Sonia menjerit. Namun kembali terteg

Bacaan gratis untuk pengguna baru
Pindai untuk mengunduh app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Penulis
  • chap_listDaftar Isi
  • likeTAMBAHKAN